Iklan Google
Berita Terbaru :
Iklan Google

Kabarriau

TERPOPULER

HukRim

Hukrim »

WISATA

TAHUKAH ANDA

SMS Gratis - Free to Indonesia

Gempa Dunia

Pelayanan Karyawan Verena Pekanbaru Buruk & Kasar Dengan Nasabah

Ada Apa Husni Tamrin Siap Mundur dari Pansus Lahan

Pengelolaan Batu Giok 1 Kilometer di Tanah Laut Diminta Transparan

Sejarah Ilmiah Asal Mula Batu Bacan Terbentuk

Jual Minyak Kembang Jarong Kalimaya Black Oval, Satu Minggu Saja Hasilnya Nyata

Pengelolaan Batu Giok 1 Kilometer di Tanah Laut Diminta Transparan

Terungkap, Luna Maya Cinta Terpendam Kepada Raffi Ahmad

Inilah Caleg Bandel, Pasang Baleho Raksasa

Masih banyak caleg di sejumlah daerah yang membandel terhadap pemberlakuan pelarangan memsang spanduk kampanye yang berukuran raksasa, misalnya di Pelalawan, Riau, salah satu pasangan membentangkan spanduk di pintu masuk kota dengan ukuran 7X6 meter.

Padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membatasi ukuran spanduk maksimal 1,5 x 7 meter. Aturan itu tertuang dalam petunjuk teknis (juknis) terkait penetapan zonasi kampanye calon anggota DPR, DPD, dan DPRD untuk Pemilu 2014 yang telah diberlakukan.

Anggota KPU Pusat, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, petunjuk teknis tersebut sebagai turunan dari Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye. Penentuan wilayah pemasangan atribut kampanye menjadi kewenangan masing-masing pemerintah daerah bersama KPU daerah.

"Jadi sebenarnya peraturan ini sudah meng-cover semuanya cuma mungkin hal-hal yang lebih teknis sifatnya perlu ada pengaturan lebih lanjut atau lebih butuh wadah. Jadi kita juga sedang menyusun mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dimunculkan yang soal tadi, soal zonasi, soal legitimasi, SK keputusan bersama dan soal media pemasangan. Targetnya? Secepatnya, tadi juga sudah saya konsep, mudah-mudahan pekan ini atau pekan depan sudah bisa di terapkan juknisnya," ujarnya kepada wartawan di kantor KPU.

Ferry menambahkan berdasarkan peraturan KPU, setiap partai politik hanya diperbolehkan memasang satu unit baliho atau papan reklame, yang memuat informasi mengenai nomor, tanda gambar dan visi, misi, program parpol.

Caleg DPR dan DPRD dilarang menampilkan foto dalam baliho atau papan reklame tersebut, melainkan hanya boleh tampil di satu spanduk di setiap zona atau wilayah kampanye yang ditetapkan.(bs)

Inilah Caleg Bandel, Pasang Baleho Raksasa

Didiskualifikasi, PAN Pelalawan Gugat KPU Pusat

Jajaran Pengurus DPD II PAN Kabupaten Pelalawan didampingi pengurus DPW langsung bertolak ke Jakarta menemui KPU Pusat. Hal tersebut menyusul didiskwalifikasi partai berlambang matahari ini bertarung pada Pileg 9 April mendatang.

"Saat ini kami sudah berada di Jakarta menghadap KPU Pusat guna menyampaikan gugatan terkait diskwalifikasinya PAN Pelalawan bertarung pada Pileg nanti," terang Ketua DPD II PAN Pelalawan Nazzarudin Arnazh, Senin (17/3).

Terkait dengan pemberitaan yang dirilis di sejumlah media massa online sehari sebelumnya, oleh KPU Pusat, tegas Nazzar tidak akan membuat para Caleg dan simpatisan PAN Pelalawan berputus asa. Justru dengan masalah ini akan memicu semangat kader PAN.


Didiskualifikasi, PAN Pelalawan Gugat KPU Pusat
 

MASAK APA

SOSIAL

HEWAN

Iklan Google

FAKTA

LUCU

Support : Creating Website | Jony Template | ||
Copyright © 2013. Kabar Riau - All Rights Reserved
Template Created by J.A
Diterbitkan : CV. Sartika Annisa Pratama